Apa Bedanya Barang Bukti & Alat Bukti? Apa Contohnya?

Apa bedanya barang bukti & alat bukti?
Apa aja contohnya?

Barang bukti & alat bukti adalah 2 konsep yang berbeda dalam konteks hukum pidana. Bedanya apa?

Yuk, kita bedain dari sisi pengertian dan contoh ya.

1. Barang Bukti
Barang bukti adalah benda/dokumen yang digunakan buat buktiin suatu tindak pidana.
Barang bukti penting karna dapat digunakan buat membantu nentuin kesalahan ato kebenaran dalam suatu kasus pidana.

Contoh:
Barang curian, narkotika, senjata, dan/atau surat perintah penggeledahan.

2. Alat Bukti
Alat bukti adalah sarana/teknik yang digunakan buat ngumpulin bukti dalam suatu kasus pidana. Alat bukti berupa analisis sidik jari, wawancara dengan saksi, dan/ato pemeriksaan forensik.

Tujuan penggunaan alat bukti: membantu nentuin fakta dalam suatu kasus dan memperkuat bukti yang dihasilkan oleh barang bukti.

Jadi meski berbeda tapi keduanya saling mendukung satu sama lain.

Dasar hukum penggunaan barang bukti dan alat bukti diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

KUHAP ini memberikan petunjuk tentang:

1. Gimana barang bukti & alat bukti harus dikumpulkan, disimpan, & digunakan dalam persidangan pidana.

2. Ketentuan hukum untuk pelanggaran pidana terkait dengan barang bukti dan alat bukti, seperti pembuangan atau penghancuran barang bukti yang dilakukan dengan sengaja.

Pasal-pasal apa aja yang ngatur tentang KUHAP?
Kita bahas dipostingan selanjutnya ya.

Materi berinteraksi di linkedin

#34 #Hukum
#ProblemSolver #Konsultan #Indonesia
#Teknik

Baca Juga
1. Apa Hubungan Peristiwa Hukum dan Perbuatan Hukum?
2. Apa Sih Itu Pengertian Peristiwa Hukum?
3. Apa Hubungan Hukum dan Kebiasaan?


Terbit

dalam

oleh